Selasa, 21 Juni 2016

[Review] Finding Dory, lucu dan menawan!


Masih ingatkah anda ketika pertama kali menonton Finding Nemo di tahun 2003? Ketika itu, film Finding Nemo memang menjadi film favorite dimana-mana, saya sendiripun sampai memiliki kasetnya dan menontonnya berkali-kali sampai kaset itu rusak haha. Bercerita tentang Marlin (ikan badut) yang berjuang mencari anaknya dengan Dory (ikan regal tang). Cerita yang disuguhkan pun sangat menyentuh dan dalam segi visualisasi, dapat dikatakan sangat lucu dan menggemaskan. Sejujurnya ketika menonton film ini, tak pernah terpikirkan jika akan ada sekuel dari film ini, mengingat film ini sudah cukup baik hanya dengan satu film. Ceritanya tersampaikan dengan baik dan endingnya pun sudah cukup memuaskan bagi saya. Finding Nemo yang mendapatkan respon positif dimana-mana merupakan film tersukses kedua setelah Toy Story 3, wajar jika pixar memutuskan untuk membuat skuelnya. Walaupun sempat ada isu jika akan batal digarap, tapi nyatanya film ini berhasil digarap dan here we go!

Film lanjutan dari Finding Nemo tersebut diberi judul Finding Dory. Judul yang tidak beda jauh dengan film sebelumnya, mungkin agar penonton terasa familiar. Perbedaan yang mencolok dari kedua film ini adalah fokus kisahnya. Jika di film pertama, kita diajak untuk berpetualang dengan tokoh utama Marlin, kini kita akan diajak berpetualang dengan tokoh utama Dory si ikan pelupa. Film Finding Dory, bercerita tentang petualangan Dory dalam mencari keluarganya. Meski tayang setelah 13 tahun, dalam film kita akan disuguhi cerita setahun setelah petualangan Marlin dalam mencari Nemo. Setelah petualangan mencari Nemo, Dory hidup dengan Marlin dan Nemo di terumbu karang yang sama. Sementara di perjalanan lapangan dengan sekolah Nemo untuk menonton migrasi ikan pari, memori Dory akan masa lalunya dipicu setelah mendengar kata "arus". Dan akhirnya Dory memutuskan untuk mencari keluarganya, dan di mulailah petualangan seru di film ini.


Banyak kisah-kisah masa lalu Dory yang ditayangkan, membuat kita menjadi lebih mengenal Dory. Dory yang memang pelupa sejak kecil dan kedua orang tuanya yang sabar dalam merawatnya membuat suasana film ini menjadi hangat untuk ditonton bersama keluarga. Dalam perjalanannya, banyak sekali hal yang dilalui Dory. Sifat Dory yang pelupa dan konyol membuat film ini menjadi lucu dan menarik. Jangan beranggapan film ini terlalu "anak-anak" untuk ditonton orang dewasa, justru film ini akan membawa rasa nostalgia pada anda yang pernah menonton film pertamanya di tahun 2000an. Komedi yang dibawakan ringan dan dapat dicerna dengan mudah.


Mengikuti jejak The Good Dinosaur dan Wall-E, Finding Dory tayang dengan dubbing bahasa Indonesia, tujuannya agar film ini dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak. Syahrini dan Raffi Ahmad juga turut ambil bagian di film ini. Syahrini mendubbing Destiny dan Raffi yang mendubbing Bailey. Ketika pertama kali mengetahui hal itu, saya sempat tidak ingin terlalu 'heboh' karena jujur saja terkadang film yang didubbing akan membuat cerita menjadi aneh dan kurang greget. Tapi tidak dengan film ini. Meskipun didubbing dengan bahasa, lelucon-leluconnya tetap tersampaikan dengan baik. Saya dan penonton lainnya terus-terusan tertawa ketika menontonnya. Lucu dan tetap bagus. Jika kalian berekspektasi suara Syahrini akan sedikit mengganggu difilm ini, kenyataannya adalah tidak. Suara Syahrini sangat pas untuk karakter Destiny dan suaranya pun tidak terdengar terlalu dibuat-buat dan manja. Suara Raffipun juga sangat pas. Jadi saya rasa, walt disney tidak salah memilih orang. Mereka benar-benar pas.

Dari segi visualisasinya pun sangat bagus. Setiap tempat di film ini dibuat sangat detail dan nyata selain itu ikan-ikannya pun dibuat sangat detail. Sebuah karya yang memanjakan mata anda. Tidak ada salahnya untuk menontonnya dalam versi 3D.

Oh ya, di awal film kita akan disuguhi film pendek, Piper. Piper bercerita tentang seekor anak burung kedidi yang tinggal di tepi pantai. Induknya yang biasa menyuapinya, kali ini mendorongnya untuk mencari makan sendiri. Sayang, dalam percobaan pertama ia malah tergulung ombak, satu hal yang membuatnya trauma. Namun, pertemuan dengan satu keluarga kelomang membantunya untuk menyingkirkan rasa takut tersebut. Oleh sejumlah media, Piper nobatkan sebagai salah satu film pendek terbaik buatan Pixar. Pixar memang sudah sering menampilkan film pendek sebelum film utamanya tayang. Dan saya rasa hal itu tidak mengganggu. Toh film pendek yang ditayangkanpun bagus dan lucu, anggap saja film itu sebagai pemanasan sebelum anda disuguhi menu utama.

Akhir kata, tidak ada salahnya meluangkan waktu anda untuk menonton Finding Dory bersama teman ataupun keluarga. Film lucu ini akan membawa rasa nostalgia dan membantu menghilangkan beban anda dengan tingkah laku pemainnya yang lucu. Cerita yang bagus dan visualisasi yang memanjakan mata anda, sayang jika dilewatkan.

RATE: 5/5

ps: baca juga review film lainnya, cek disini!

17 komentar:

  1. seru banget fulm finding dory ini, lucu dan menarik sekali..

    BalasHapus
  2. Nemo aja seru apalagi Dory. Jadi penasaran nih. btw eh nickname kita sama-sama Si Karung loh.... toss

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk lah nonton. ga nyesel kok haha. wahhh *tos*

      Hapus
  3. belom nonton ini, tapi film finding nemo adalah film pertama yang pernah gue tonton, kalo gak salah pas tk. kudu nonton nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kalo gitu wajib banget buat nonton finding dory haha

      Hapus
  4. Wah baru tahu itu didubbing pake bahasa indonesia lho. Hmmmm. .-.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain didubbing, judulnya ditranslatekan juga jadi mencari dory haha

      Hapus
  5. Ah pengen nonton ah. Punya tiket sisa yang ga expired ga? :v

    BalasHapus
  6. oke aku spoilerin diriq sendiri :')

    BalasHapus
  7. nggak ada temen nonton huhuhuhu... oiya gue baru tau kalau suaranya di dubbing, kirain bakal pake translate-an -.-

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada yang versi dubbing ada yg tetep pake subtitle kayaknya

      Hapus
  8. Aku belum nonton, tapi baca revienya jadi penasaran pengen nonton.


    Mampir yuk kak, ke blog baru akuu

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Farixsantips